Berjuta warna pelangi yang ada didalam hati
Sejenak luluh dan beranjak pergi
Seakan tak ada cahaya lagi
Dan aku pun terdiam dalam sepi
Dengarlah matahariku...
Suara tangis bathinku
Kubersedih karena panah cintamu menusuk jantungku
Ucapkanlah wahai matahariku...
Semua puisi tentang hidupku
Semua tentang ku
Yang tak mampu menaklukkan sang waktu
...untuk matahariku
tetaplah kau menjadi matahariku dan sinari hari-hariku
Jakarta, 13 June 2008
[aprilia]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar