Diluar sana banyak profesi seseorang sebagai guru, dosen atau pengajar. Pada saat mereka menguji anak didik mereka dalam sebuah tes, saya yakin bahwa ketika mereka memberikan pertanyaan, pastinya mereka juga sudah memiliki jawabannya juga. Tidak mungkin mereka memberikan soal kepada anak didiknya sementara mereka sendiri tdk tahu jawaban dari soal yg mereka berikan.
Hal sama berlaku pada sebuah pabrik pembuatan gembok. Mereka tdk hanya menciptakan gembok, tapi juga membuat kunci untuk setiap gembok tsb. Banyangkan betapa konyolnya jika mereka hanya jual gembok tanpa ada anak kunci.
Dua analogi sederhana diatas kiranya memberikan pencerahan kepada kita bahwa hal yg sama Tuhan lakukan dalam hidup kita. Ketika Tuhan mengijinkan sebuah persoalan, maka sesungguhnya Dia sudah punya jawaban untuk persoalan tsb. Karena Tuhan tidak pernah membiarkan kita mengalami persoalan yg tdk terpecahkan atau masalah yg tdk ada jalan keluarnya. Tuhan telah menyediakan kunci untuk pergumulan dalam perjalanan hidup kita.
Tuhan tdk hanya menyediakan jawaban atau kunci untuk setiap masalah yg kita alami, tetapi dengan bijak juga Dia mengukur kemampuan dan kapasitas kita dalam menanggung persoalan. Tuhan tdk akan pernah memberikan soal yg melebihi kemampuan kita.
Bukankah seorang guru tdk akan memberikan soal kelas 6 untuk anak yg masih kelas 1?Jika seorang guru saja bisa bisa demikian bijak dalam menakar kemampuan kita, apalagi Tuhan?
Dengan begitu kita diingatkan agar jangan sampai menjadi orang yg mudah mengeluh dan merasa persoalan yg kita alami sangat berat dan tak tertanggungkan. Jangan sampai kita menjadi orang yg mudah putus asa karena berpikir masalah kita tdk ada jalan keluarnya. Karena setiap soal berarti ada jawaban, setiap gembok pasti ada kuncinya.
Ketika Tuhan mengijinkan sebuah persoalan, Dia sudah menyediakan kunci jawabannya.
Jakarta, 18 April 2011
[aprilia]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar