Tentang Ku...

Dear Guest,

Welcome to apriliahoney.blogspot.com

Blog ku ini berisi tentang apa yang pernah dan sedang aku rasakan, lihat, dan dengar. Aku tidak menganut paham tertentu dalam membuat tulisan-tulisannya. Semua aku biarkan mengalir begitu saja. Karena disitulah aku menemukan kemerdekaan..kemerdekaanku dalam mengungkapkan semua perasaanku, hasratku, citaku, dan cintaku.

Selamat membaca...semoga apa yang aku tulis didalamnya dapat memberikan kesan dan menginspirasi anda.

Wish you have a wonderfull day...Thanks for coming !

Regards,

Aprilia

Kamis, 31 Juli 2008

Untuk Tuan Puteri

hanya sebait...cukup sebait...
karna tak cukup satu huruf untuk menjelaskan indahnya perasaan itu
ketika kau lihat awan di gugusan langit cerah
adakah itu indah?

saat malam yang memelukmu tak lagi hangat
adakah perasaan itu mendekap erat batin mu?
perlahan kau selami setiap kedip mata itu
yang coba kau sematkan dalam hitungan waktumu
rasa itu menuai indah
aura cantik jiwamu terbingkai oleh rasa itu

namun kembali kau menunduk di tengah angin
lalu...saat kau berdiri di ruang angin itu
seperti ada bisik pelan menyentuh angan..
entah apa jua bisik itu memeluk mu
hangatnya melebih malam
hangatnya terasa mendamaikan
dan kau pun membuka kelopak mata

kau lihat...
sebuah balutan hari menemanimu, melampaui dingin angin dan hujan
seketika...hujan turun membasahi hatimu
bisikan itu dengan mesra mendekapmu dalam basah dan berkata
"tuan puteri engkau berdiri di sini, di tanah basah hujan risau..."
seraya menetes air mata...kau jujur ke hatimu...apa ini?

dan hujan semakin deras...menggigilkan jiwamu
jiwa yang kau hidupi mulai beku
tetesan air mata itu...
tak lagi berasa oleh deras guyur hujan di pundakmu
"...tak berasa lagi..." , katamu
"...kuingin hujan berhenti..dan ku kan berlari..."
seperti memikul bumi, berat kaki tak kuasa kau angkat dan kau tertanam

kemudian...sekejap mata kau menghilang
ditelan deras hujan sore itu...
bisikan itu perlahan menyeka air di pipimu
menghampirimu ...
namun kau tetap menggigil

lalu dia berbisik
tuan puteri, bertahanLah...kau tertanam dalam hujan ini
namun percayalah...hujan pasti akan berhenti
dan pelangi akan muncul bagimu..

ijinkan aku menemanimu dalam dingin dan basah hujan ini...
lalu kita akan bermain di pelangi yang indah itu
mengurai rambutmu
melepas tawamu
mewujudkan semua keinginanmu

sesaat berlalu...
pelangi itu muncul dengan sebuah kertas kecil di ujung nya
tepat di ujung warna biru...
kertas kecil bertuliskan...'' Untuk Tuan Puteri ''



Jakarta, 1 st August 2008
[aprilia]

1 komentar:

DAFFA mengatakan...

makasih ya untuk tulisannya, gak pernah ngebosenin