Kadang aku merasa bahwa...
aku gila untuk mencintai, dicintai, ngga takut lagi dengan apa yang namanya “sakit”, “luka”...
like i’ve said, i was used to!
met somebody, happy...then got hurt, blammed, dissapointed…it was beyond your imagination before
Life is always about white and black, sometimes i called this is my dark side....
It is changed!
At least setelah aku ambil sikap, langkah terbaik untukku...
Belajar dari smua hal pahit yang aku lewati...(sebenernya definisi pahit sendiri aku juga belum yakin sepahit apa...)
mungkin tdk lg dgn mereka (yang pada awalnya ngajarin aku banyak tentang arti hidup)
tidak dengan orang-orang yang begitu manis didepan, tapi terasa getir didalam (akhirnya akupun tidak menemukan arti apa itu “teman” lewat mereka)
dulu yang aku pikir awalnya cinta, mencinta, atau akan selamanya dicinta, kepahitan yang mungkin akan terus membekas, dan kebahagiaan yang dilewati terasa seperti manis gula di laut lepas, aku terhempas, dan kitapun akhirnya terlepas
tapi kali ini aku bercerita tidak lagi dengan tangis kehilangan, bahwa ikhlas telah menyiratkan senyumanku saat ini…
Ya...aku tersenyum
Kamu atau siapapun nggak akan pernah tau rahasia ini…
Rahasia tentang apa yang aku rasakan selama ini
....
Aku memang nggak setegar cougar, nggak se-elegant glitterati...
Karena aku hanyalah aku yang akan terus berjuang untuk mengatakan pada dunia bhw:
“akhirnya aku menemukan dunia…”
Duniaku sendiri...
dunia dimana aku bisa mengaca dengan jelas dan tidak sembunyi
dunia dimana aku menjadi diriku sepenuhnya dan bukan perpaduan karya orang lain
dunia dimana aku jarang menangis lagi sekarang (tapi bukan berarti aku nggak akan pernah lagi merasakan sedih dan baru sekarang aku bilang disini bahwa aku memang nggak setegar Cougar )
dunia dimana aku bisa tertawa karena memang itu indah
dan karena Sang Khalik telah mendengar doaku dan membuatnya jadi sempurna
dunia dimana aku lebih bijak mengartikan arti hidup dan masih akan terus belajar tentang hidup
...
Aku pernah gagal
pernah terjatuh dan bersimpuh
pernah pula merasa “kecil”
tapi Dia membesarkan hatiku, imanku, kualitas diriku, dan menjadikan kuat karenanya…
Dia pula yang akhirnya memberikan jawaban dari doaku, untuk bahagia lewat jalannya masing-masing
dan aku menemukan di saat yang aku menurutku bisa dibilang tepat...
Jakarta, 11 Februari 2009
[aprilia]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar