Kita terbiasa dengan harapan akan esok
Dan ....terbuailah kita dengan mimpi mimpi
meggantung bergelayut bersama sang khayal
Tersenyum untuk si esok
tertawa.........
Membahagiakan ................
OOoh sang harapan
Demikian mulianya engkau
Memberikan hari kepadaku
Memigura kesenanganku dengan apa saja
dengan bagaimana saja
dengan tarian jiwa dan nyanyian surga
Esok yang kududuki memberiku hidup
menjanjikan cinta
memoles kusamnya rasa
Esok tidak pernah berakhir
Makanya harapan jangan pernah mati
Sedangkan hari ini adalah pintu gerbang Esok
Senyumlah........
Karena bila hari ini dapat kau cicipi sang Esok
Engkau tidak lagi anak kesedihan
Tapi Engkau menjadi inti roh kebahagiaan
Jangan pernah kau buang hari ini
karena Esok ada karena hari ini
Jakarta, 17 Juli 2009
[aprilia]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar